Modern Portfolio Theory (MPT)

Assalamualaikum wr wb.

Pada kesempatan kali ini, penulis mencoba sharing lagi mengenai apa yang telah ditulis sebelumnya. Semoga informasi ini dapat membantu saudara-saudara khususnya yang lagi mencari tahu atau membahas mengenai investasi dan juga majanemen portofolio. 

Manfaat

Sebelum meneruskan penjabaran, mari kita tahu dulu tujuan dari artikel ini. Penulis mencoba sharing apa yang telah diketahui dan masih banyak yang harus dipelajari kedepan (hahaha....) karena pambahasan mengenai manajemen portofolio di masyarakat masih sangat sedikit jadi khusus bagi mahasiswa dan mahasiswi yang lagi pada mau membahas akan sangat bermanfaat. Kali ini akan membahas dan melanjutkan apa yang telah ditulis sebelumnya. Untuk penjelasan umum buku-buku manajemen investasi udah banyak yang menjelaskan dengan detail jadi

ikan sepat ikan gabus, lebih cepat lebih bagus (norakk kali, hahaha)

Single Index Model (SIM) bersumber dari jurnal A Simplified Model for Portfolio Analysis

Sharpe, W. F. 1963. A Simplified Model for Portfolio Analysis. Management Sciene, Vol. 9(2): 277-293.

metode pertama membuat portofolio optimal, oleh guru kita William F Sharpe. Beliau menerima anugrah penghargaan Nobel Prize in economic scene pada tahun 1990 bersama Harry M. Markowitz dan Merton H.Miller. Optimal, efficient'nya gmn ?? Harry M. Markowitz lah yang memprakarsai awal mulainya ide efficient portfolio. Dimulai dari Disertasinya Bapak Harry M. Markowitz, bukan disertasi kaleng-kaleng. Kontribusi ide dari hasil disertasi sampe-sampe dianugrahi penghargaan Nobel Prize. Pada mulanya itu tahun 1950'an. Pas di Indonesia selesai agresi militer tahun 1949 dan kabarnya saat itu Orang Tua klo cerita, saat zaman-zamannya susah. (wkwkwkw.....). Analisis Harry M. Markowitz juga disebut Mean Variance Portfolio Theory, sudah di-publish journal tahun 1952 & buat yang cari sumbernya judul daftar pustakanya ini nih

Markowitz, H. 1952. Portfolio Selection. Journal of Finance, Vol. 7: pp. 77-91. 

Dari hasil pemikiran itu, dari jurnal dan publish buku, Bapak Harry M. Markowitz juga dikenal sebagai "father of modern portfolio theory". Namun kabarnya, awal mulanya karya Harry M Markowitz konsepnya masih berkaitan dengan apa yang di kemukaan oleh James Tobin, penerima peraih Nobel Prize juga, judulnya "Liquidity preference as behavior towards risk". 

By the way, apa yang ditulis disini bersumber dari sebuah buku ya. Bukunya klo temen-temen mau baca: Modern Portfolio Theory and Investment Analysis oleh Elton J Edwin, G. J. M. , Brown J Stephen , Goetzmann N William. & boleh di koreksi juga untuk masukan-masukanya. Karena disini lucu-lucuan menulis jadi mohon maaf klo ada yang salah tulis atau kurang lengkap. 

Setelah William F. Sharpe publish untuk portofolio Single Index Model atau di singkat SIM. metode ini banyak sekali dibahas di buku-buku manajemen investasi. Jadi temen-temen bisa cari penjabaran masing-masing. Model selanjutnya lah yang memprakarsai "cantiknya modern portfolio theory". Karena dari model selanjutnya ini, banayak theory-theory yang berkembang dan ada yang (maaf) keliru mengenai konsep theory ini. Model selanjutnya adalah CAPM (Capital Asset Pricing Model) pastinya udah sering atau pernah baca mengenai konsep ini. Karena dari konsep ini menjalar ke berbagai konsep. Dari financial modeling, strategy dynamis 2 asset & masih banyak lagi yang menjalar dari konsep dasar CAPM ini muncul (perpaduan risk-free dan risk assets mantap gk tuh). Kabar dari konsep itulah, hedging dengan model perhitungan canggih muncul (jurnalnya si tahun 1970'an pas ada kabar penghapusan gold backed assets US dollar, ada yang bilang the wizard of quants yang unjuk gigi disini) nanti ada sedikit ceritanya dan topik ini dikenal dengan sebutan financial engineering dalam forum atau dalam akademik yang ingin mempelajari hal mengenai pengelolaan dana (management asset). Yaudahlah kita pelajari aja, biarpun gk ngerti klo udh masuk perhitungan-perhitungan canggih tapi ada usahalah sedikit untuk pelajari itu. 

Kembali ke awal, ehhh CAPM, jadi ini adalah portofolio dimana ada yang dinamakan market portfolio (M). Konsep dasarnya market portfolio adalah semua aset berisiko dengan pasar yang efisien membentuk keseimbangan pasar. Jadi dari konsep ini di aplikasikan untuk menentukan nilai aset itu under value atau over value tapi diketahui nilai market portfolio (M) itu. Yang terjadi pada valuasi nilai saham adalah menggunakan market proxy yaitu market index. Walaupun ada berbagai perhitungan penyesuaian nilai beta dan hal lain-lain, hal tersebut sebagai teknik alternatif jika nilai valuasi tidak logis. Banyaknya acuan berbagai cara dalam metode valuasi saham, karena demikian ada baiknya jika hal tersebut sebagai pengetahuan tambahan jika ada perbedaan-perbedaan bukan suatu hal untuk diperdebatkan benar atau salahnya. Melanjutkan yang tadi, untuk jurnal CAPM berikut adalah orang-orang yang berkontribusi yaitu:

William F. Sharpe (1964): “Capital Asset Prices: A Theory of Market Equilibrium under Conditions of Risk”,

John Lintner (1965): “The Valuation of Risk Assets and the Selection of Risky Investments in Stock Portfolios and Capital Budgets"

Jan Mossin (1966): “Equilibrium in a Capital Asset Market”

Dari tiga orang itu, dikenal dengan Sharpe-Lintner-Mossin CAPM dan model ini yang disebut keseimbangan (equilibrium model).

Banyaknya jurnal yang telah dipublikasikan saat itu, dari banyaknya jurnal yang dirangkum disini setidaknya dapat menambah referensi untuk teman-teman sekalian.

Banyaknya scientist lain yang ikut berkontribusi dalam pengembangan modern portfolio theory ini dan mohon maaf jika tidak bisa ditulis semuanya satu per satu. Diantaranya adalah :

Yang menjelaskan bagaimana membuat efficient frontier yang bermula dari titik global minimum variance portfolio (GMVP) hingga ke titik optimal portfolio. Beliau adalah guru kita Robert C. Merton dari jurnal “An Analytic Derivation of the Efficient Portfolio Frontier”, banyak temuan-temuan yang Beliau berikan hingga sekitar tahun 1970'an bersama dengan kawan-kawannya yaitu Fisher Black, Myron Scholes mulailah berkembang model option pricing (Theory of Rational Option Pricing). Dari model tersebut Beliau  (Fischer Black, Robert C. Merton, Myron Scholes) dianugrahi penghargaan Nobel Prize pada tahun 1997. Beberapa orang menyebut option pricing model dengan sebutan BMS Model (Black, Merton, Scholes). Tidak berhenti disana, saat tahun 1970'an juga banyak model-model yang bermunculan yang menjadi awal mulanya revolutionary idea of finance

Pada kesempatan berikutnya, ada baiknya jika langsung membuat SIM ini.

Kurang lebihnya mohon maaf, wassalamualaikum wr. wb.

Salam bahagia, makmur sejahtera untuk semua....



Postingan populer dari blog ini

Contoh Sinopsis Penelitian pada persyaratan masuk IPB

Membuat Grafik Efficient Frontier - Efficient Portfolio