Contoh Sinopsis Penelitian pada persyaratan masuk IPB

SINOPSIS RENCANA PENELITIAN MAHASISWA

PROGRAM MAGISTER

FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Nama :  Abdullah Basuki

Nomor Pendaftaran :  522312888854

Universitas Asal S1 :  Universitas Brawijaya

IPK S1 :  3.25

Judul Skripsi : Portfolio Optimal Analysis

JUDUL SINOPSIS DIVERSIFIKASI INVESTASI PADA ASET EKUITAS DAN EMAS


I. PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Perkembangan teknologi dan informasi pada saat ini membuat banyak beragam hal yang dipublikasikan dengan cepat dan mudah. Beragam hal tersebut dari hal yang memang dibutuhkan dan bermanfaat untuk diketahui bagi masyarakat ataupun hal yang negatif. Bagi masyarakat saat ini tentunya menyadari akan filterisasi untuk memilah apa saja yang perlu diketahui dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Memilah informasi sangat diperlukan dikarenakan banyak hal yang ditayangan dengan mudah dan informasi yang dibutuhkan.  Pesatnya perkembangan teknologi smartphone membuat banyak waktu yang digunakan dan di informasikan dengan cepat sehingga sering kali menyulitkan untuk mencari sumber-sumber yang valid untuk diimplementasikan. Tentunya banyak sekali kajian dan pendapat dari berbagai sumber yang sering membuat keliru apa yang seharusnya dilakukan untuk pengambilan keputusan. Kajian pada teknik diversifikasi investasi yang acap kali didengar dan dipublikasikan di bidang bisnis dimana akan memberikan pemahaman tentunya bagi masyarakat umum, investor, pemangku kepentingan bisnis, dan lainnya untuk menigkatkan kesejahteraanya.

Kesejahteraan merupakan hal yang ingin dicapai bagi setiap individu pada umumnya. Mereka berharap agar mendapatkan kesejahteraan baik di dunia dan akhirat kelak setelah tiada. Tentunya yang akan penulis bahas pada tesis ini adalah kesejahteraan moneter (keuangan) yang harus dicapai untuk penghidupan sehari-hari dan bermanfaat kelak di akhirat nanti. Kesejahteraan moneter merupakan satu cangkupan dari melakukan investasi. Dimana investasi mempelajari bagaimana mengelola kesejahteraan investor, investor wealth khususnya kesejahteraan moneter (Tandelilin, 2010:3). Dalam tesis ini akan mengkaji bagaimana cara untuk berinvestasi agar memperoleh keuntungan manfaat dimasa yang akan datang agar meningkatkan kesejahteraan secara moneter. Tentunya pada kajian ini, tidak hanya berfokus pada hal kesejahteraan duniawi namun apa yang akan diinvestasikan akan membawa berkah yang nantinya akan memperoleh manfaat di akhirat nanti. Karena hal tersebut, kajian pada tesis ini adalah mengkaji cara diversifikasi investasi agar bermanfaat di masa akan datang dan sesuai dengan syariat islam. Karena sesuai syariat islam, investasi yang dilakukan berharap apa yang telah dilaksanakan tidak hanya sesuai ajaran islam namum agar mendapat manfaat setelah tiada nanti. Karena investasi merupakan komitmen untuk menanamkan sejumlah dana pada saat ini dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa datang maupun telah tiada nanti.

Berbagai instrument investasi yang dapat dipilih saat ini dan salah satunya investasi pada pasar modal. Investasi pada pasar modal sendiri yang dimaksud adalah melalui sistem pasar yang terorganisir yang memperjual-belikan aset ekuitas maupun surat utang dan produk derivatif lainnya. Terdapat bursa efek Indonesia sebagai self-regulatory organization (SRO) yang mengatur sistem pasar modal yang ada di Indonesia. Berdasarkan data yang di rilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2022 dalam sebuah laporan tahunan yang berjudul Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027, bahwa adanya peningkatan nilai investasi di pasar modal setelah terjadinya pandemi  Covid-19. Peningkatan yang terjadi yaitu pada jumlah investor pada tahun 2021 dan tahun 2022. Begitu juga peningkatan pada nilai indeks harga saham gabungan (IHSG) di tahun 2021 dan tahun 2022. Dari indikator tersebut, pertumbuhan pasar modal di Indonesia diharapkan dapat memberikan manfaat hasil nilai investasi yang diperoleh di masa datang. Meningkatnya nilai investasi yang diharapkan dapat sebagai lindung nilai dari kenaikan harga yang terjadi atas inflasi setiap tahun dan juga menurunnya nilai daya beli mata uang. Karena hal tersebut, diperlukan manajemen investasi yang baik agar memperoleh keuntungan di masa datang pada tingkat risiko tertentu. Hal inilah yang menjadikan hasil investasi yang baik dengan menggunakan metode konsep manajemen investasi yang telah dikembangkan agar memperoleh manfaat dimasa depan.

Dalam manajemen investasi dikenal dengan konsep pengurangan risiko dengan penambahan sekuritas ke dalam portofolio. Konsep ini merupakan konsep yang sangat penting dalam pemahaman portofolio. Jika menambahkan sekuritas yang mempunyai karakteristik tertentu kedalam portofolio, maka manfaat pengurangan risiko yang diperoleh akan semakin besar sampai titik tertentu. Dalam analisis investasi, rasional investor akan berfikir dengan melihat seberapa besar nilai return yang didapatkan dengan seberapa besar nilai risiko yang ditanggung. Untuk memperoleh manfaat pengurangan risiko yang lebih optimal tentunya tidak bisa mengabaikan begitu saja informasi-informasi penting tentang karakteristik aset-aset yang diinvestasikan. Dengan perhitungan karakteristik aset seperti tingkat return harapan, covariance, variance, correlation serta klasifikasi jenis suatu aset tentunya dapat memberikan manfaat untuk mengurangi risiko.

Konsep yang didasari oleh Harry Markowitz (1952) yang dikenal efficient frontier yang merupakan kombinasi aset-aset yang membentuk portofolio efisien. Markowitz menyarankan untuk setiap investor melakukan diversifikasi dalam portofolionya. Konsep tersebut dikenal dengan istilah Mean Variance Analysis. Dalam perkembangan teori investasi, konsep mean variance analysis merupakan fondasi dari dari pengembangan-pengembangan konsep selanjutnya yang masuk dalam Modern Portfolio Theory /MPT (Fabozzi, 2004:471). Modern Portfolio Theory/ MPT merupakan bagian dalam analisa pembentukan portofolio dan menjadi materi yang didiskusikan dalam investasi juga dalam praktik. Markowitz (1952), Sharpe (1964), Lintner (1965) dan Mossin (1966) sebagai pioneer dalam penjelasannya secara statistik untuk mengimplementasikan diversifikasi atau kalimat umum yang dikenal “not put all their egg in one basket”. Markowitz dan Sharpe atas jasanya dianugerahi Nobel Prize di bidang ekonomi dan penjelasannya menjadi fondasi dalam modern portfolio theory juga sebagai literature praktisi dalam mengelola portofolio.

Salah satu model dalam modern portfolio theory (MPT) adalah Capital Asset Pricing Model atau CAPM. Dari berbagai model Capital Asset Pricing Model (CAPM), semuanya merupakan pencarian pembentukan portofolio optimal, portofolio efisien dan juga merupakan hasil dari pengembangan model sebelumnya. Model-model tersebut diantaranya SIM (Single Index Model) yang dikembangkan oleh Sharpe (1964) dengan mengkaitkan return saham dengan return pasar dan menyederhanakan perhitungan mean-variance dari individual assets.  Sharpe-Lintner-Mossin Capital Asset Pricing Model (CAPM) dikenal dengan model keseimbangan (equilibrium model) dan model ini yang banyak dikenal dalam pembahasan analisis investasi terkait Capital Asset Pricing Model (CAPM). Selanjutnya Black (1972) Zero-Beta Capital Asset Pricing Model (CAPM) merupakan salah satu dari model lainnya. Berjalannya waktu, berkembang pula teori portofolio. Teori yang bermula dari tahun 1950-an yang artinya sudah berumur lebih dari 50 tahun tentu terdapat perkembangan kondisi pasar dan pengembangan strategi portofolio.

Dengan mencoba mengimplementasikan pengetahuan teori barulah bisa menjadi suatu pembelajaran yang sesungguhnya. Memahami dan sebagai pembelajaran teori portofolio dapat dimulai dari implementasi pada konsep awal yang dijadikan fondasi hingga implementasi pada perkembangan model selanjutnya. Adanya perkembangan kontribusi model yang dapat diimplementasikan tidak lain merupakan jasa dari konsep fondasi yang terdahulu. Mencoba menganalisis dan mengimplementasi model dari perkembangan awal hingga kontribusi perkembangan model diharapkan dapat menjadi pembelajaran dalam membuat portofolio, mengetahui bagaimana melakukan diversifikasi yang baik, mengetahui apa yang dilakukan oleh para praktisi di bidang keuangan yang mengelola investasinya dan dapat berguna kepada akademisi, investor juga pada pihak lainnya. Dari perbincangan tentang pembentukan portofolio, maka dalam tesis ini penulis mengambil tema yang berjudul “Diversifikasi Investasi pada Aset Ekuitas dan Emas”

II. RUMUSAN MASALAH

Pembahasan dari rumusan masalah akan menjawab mengapa diperlukan pembentukan portofolio yang akan di analisa dan dipaparkan pada tesis ini dan dilanjutkan pembentukan portofolio dan teori perkembangannya. Tentu saja tidak hanya pembentukan portofolio namun akan ada analisa evaluasi portofolio pada tesis ini dan permasalahan pada teori tersebut. Terakhir adanya alternatif yang dapat digunakan sebagai solusi dari perkembangan teori metode pembentukan portofolio yang lampau. Dari permasalahan tersebut, maka dapat dipaparkan perumusan masalah yang ada, yaitu :

1. Bagaimana analisis pembentukan portofolio dari Single Index Model, Sharpe-Lintner-Mossin Model, Efficient Black Zero Beta Model?

2.  Bagaimana hasil dari evaluasi kinerja optimal portofolio yang telah di simulasikan?

3. Bagaimana hasil dari evaluasi kinerja naïve-portofolio (1/N), market-cap portofolio dan benchmark?

4.  Bagaimana analisis pembentukan portofolio dari Black-Litterman Model?

5. Bagaimana hasi dari analisis dynamic hedging strategy ?

III. TUJUAN PENELITIAN

Pada Penelitian ini bertujuan untuk:

1.      Agar Investor ataupun penulis mampu memahami konsep alokasi aset pada pembentukan portofolio yang optimal dan efisien untuk memperoleh hasil investasi yang baik di masa depan.

2.      Pembelajaran teori yang diimplementasikan ke dalam praktik dan perkembangan hasil studi emperis dalam teori manajemen portofolio

3.      Mampu untuk menganalisis dan menerapkan konsep diversifikasi dengan baik untuk pembentukan portofolio yang berguna untuk investor, penulis dalam berkarir atau kehidupan sehari-hari.

4.       Mampu mengevaluasi hasil kinerja portofolio untuk mendapatkan hasil investasi yang baik di masa depan.

IV. MANFAAT PENELITIAN

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

  1. Diharapkan dengan penelitian ini dapat berguna untuk menambah pengetahuan mengenai investasi di pasar modal terutama pengetahuan tentang investasi dalam bentuk saham dan sebagai latihan dalam menerapkan teori yang telah diterima kedalam praktek di lapangan.
  2. Bagi Akademisi, diharapkan penelitian ini berguna untuk menambah pengetahuan mengenai pasar modal terutama pengetahuan tentang investasi dan sebagai tambahan referensi atau masukan dalam mengembangkan penelitian selanjutnya.
  3. Bagi Perusahaan Manajemen Investasi dan investor institusi lainnya dengan penelitian ini diharapkan berguna sebagai masukan dalam kebijakan pemilihan, strategi dalam mengelola dana investasi di pasar modal.
  4. Bagi individual investor dan pihak lain diharapkan dengan penelitian ini sebagai informasi atau pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi dan informasi tentang kondisi pasar modal di Indonesia juga dapat digunakan sebagai masukan untuk penelitian-penelitian selanjutnya.

V. SUMBER DATA DAN JENIS DATA

Untuk melakukan penelitian ini, tentunya didukung oleh data yang lengkap dan akurat. Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan meliputi dua data, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang mengacu pada informasi yang diperoleh dari tangan pertama yang berkaitan dengan variabel untuk tujuan spesifik studi. Data sekunder adalah data yang mengacu pada informasi yang dikumpulkan dari sumber yang telah ada.(Sakaran, 2007:60) Data sekunder biasanya dapat berupa jurnal, buku, sumber-sumber dari artikel yang bersumber dari internet atau tesis yang terdahulu.

 Teknik pengumpulan data atau metode pengumpulan data adalah studi kepustakaan.  Dimana data yang didapatkan kemudian mencoba untuk melengkapi data primer dari beberapa sumber dan menambah pengetahuan dalam penulisan. Untuk jenis data merupakan data return yang diolah dan terdapat asumsi-asumsi dari model.

VI. METODE ANALISIS

Metode penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dengan menerapkan metode pembentukan portofolio dan mengevaluasi dari hasil kinerja portofolio tersebut. Untuk analisis pembentukan portofolio mengacu pada beberapa model diantaranya tiga model pada teori optimal portofolio yaitu: Single Index Model, Sharp-Lintner-Mossin Capital Asset Pricing Model (CAPM) atau Zero Beta Model, untuk model lainya dengan analisis Black-Litterman Model.  Untuk analisis evaluasi kinerja portofolio mengacu pada equilibrium model atau Capital Asset Pricing Model (CAPM) yaitu ukuran kinerja indeks Sharpe.

VII. PENUTUP DAN SARAN

Penelitian ini masih sangat jauh dari sempurna dan penulis berharap adanya kritik dan saran masukan untuk membuat tesis ini menjadi lebih baik. Berbagai kekurangan dan keterbatasan yang tidak dapat mejelaskan dengan baik dan menjawab dari segala kekurangan, dimohon untuk memaklumi dan memberi masukan untuk perbaikan-perbaikan agar menjadikan tesis ini menjadi lebih baik. Kekurangan tersebut salah satunya dari sumber data yang di dapat yang merupakan data studi keperpustakaan yang berasal dari berbagai sumber. Dikarenakan data yang berasal dari pihak resmi dapat diperlukan biaya untuk mendapatkannya namun demikian data pada penelitian ini dapat dipertanggung-jawabkan kebenarannya dan data tersebut sudah dikomparasi dengan data primer dan validasi sebelum melanjutkan analisis penelitian ini. Kekurangan lainnya adalah ruang lingkup penelitian ini terbatas dari model-model yang dikaji. Dalam pemodelan keuangan tentunya ada banyak implementasi model keuangan dalam teori pembentukan portofolio yang dimungkinkan dapat menghasilkan lebih baik. Namun hasil dari penelitian tentunya bermanfaat khususnya untuk masyarakat umum atau kepada investor, pelaku bisnis ataupun untuk akademi.

DAFTAR PUSTAKA

Benninga, S. 2008. Financial Modeling (3th ed.). Cambridge: The MIT Press.

 

Black, F. 1972. Capital Market Equilibrium with Restricted Borrowing. Journal of Business, Vol. 45(3): 444-455.

 

Markowitz, H. 1952. Portfolio Selection. Journal of Finance, Vol. 7: pp. 77-91.

 

Sharpe, W. F. 1963. A Simplified Model for Portfolio Analysis. Management Sciene, Vol. 9(2): 277-293.

 

Sharpe, W. F. 1964. Capital Asset Prices: A Theory of Market Equilibrium under Conditions of Risk. Journal of Finance, Vol. 19(3): 425-442.

 

Tandelilin, E. 2010. Portofolio dan Investasi: Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Kanisius.

 

Peraturan. Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 Tentang Pasar Modal: Republik Indonesia.

 

Sekaran, Uma. 2007. Research Methods For Business, Salemba Empat. Jakarta.

 

Website. 2014. Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027 http://www.ojk.go.id/. (diakses pada 9 April 2023)

 

 


Postingan populer dari blog ini

Membuat Grafik Efficient Frontier - Efficient Portfolio