Matrix Single Index Model

Pendahuluan
Mungkin bagi masyarakat pada umumnya akan bilang, admin lagi nulis apa ini, penting gk sih dibaca. nah itu yang mau dibilang di awal.

Jadi penulis ini mau bahas mengenai investasi. Tentunya ada banyak dibenak pikiran mengenai investasi. Dan apakah penting membahas investasi. Jawabnya tentu untuk pribadi masing-masing. Kita setuju bahwa investasi adalah Komitmen untuk mengalokasikan dana pada waktu tertentu dan memperoleh keuntungan yang akan di dapat di masa datang akan lebih ideal jika setiap individu menyadari setelah dana yang mereka simpan dan membuahkan hasil pada masa yang akan datang untuk berbagai keperluan. Pada kondisi zaman sekarang yang semakin mudah, harga-harga barang yang semakin wah, dan tingkat pengangguran yang huh. Sangat diperlukan pengetahuan ini khususnya bagi mereka yang tidak ingin terjebak dengan iming-iming investasi. Akan diusahakan buat penulis untuk membahas tuntas dari mulai pengetahuan teori dan praktik dengan benar-benar melihat realitas dari hasil penelitian yang ada, tentunya ada juga penelitian dari penulis ini sendiri. Karena pembahasan ini sangat luas dan penulis sendiri masih dalam taraf belajar jadi mari kita belajar sama-sama dan jika ada masukan, dapat disampaikan untuk menjadikan pengetahuan mengenai investasi ini menjadi lebih baik. Melanjutkan yang sebelumnya, jadi ini investasi apa?

Komitmen menaruh dana pada aset yang di perdagangkan (pada contoh kita akan bahas adalah aset ekuitas). Aset berharga yang harganya berfluktuasi dan tingkat perdagangannya tinggi dapat berupa emas (logam mulia), komoditas (bahan-bahan komoditas),  forex (foreign exchange), ekuitas (saham publik), bitcoin, aset pasar uang dan lain-lain. Ada banyak analisa dan karakteristik aset yang melekat dalam perdagangan aset tersebut namun khusus pada contoh ini, penulis membahas strategi alokasi aset pada aset ekuitas (saham publik). 

Tujuan

Simple, khusus bagi mahasiswa dari berbagai jurusan di bidang sosial, yang bingung untuk tugas akhir bisa mengaplikasikan/ membuat model single index model (SIM) sebagai tugas akhir dan selesai kuliahnya.

Bagi praktisi, metode ini adalah model dasar yang sudah usang namun metode ini adalah fondasi dasar yang sudah dikembangkan hingga terdapat model yang dapat di aplikasikan ke metode praktik terkini. Singkatnya jika paham dalam pembuatan matrix ini, maka sudah ada pengetahuan dalam pembuatan matrix lain dalam implementasi model selanjutnya.

Banyak hasil penelitian memperlihatkan kinerja indeks tertentu yang lebih baik dibandingkan profit yang di dapat dari transaksi aktif (active management) walaupun tidak semua. Saya yakin sebagian ada yang dapat menghasilkan lebih dari persentasi indeks acuan (atau bahasa kerennya benchmark performance). Namun hal itu semua kembali kepada kepiawan individu dalam hal eksekusi transaksi.

Dari pengetahuan ini alangkah baiknya, khusus bagi masyarakat umum mengerti mengenai teori investasi dan pembentukan portofolio. Perkembangan teori investasi sudah jauh dari metode yang dibahas ini namun hal tersebut adalah titik awal pembelajaran agar dapat memberikan yang terbaik buat dana yang akan kita simpan nanti. Artikel ini sangat bermanfaat bagi mereka yang sudah mempunyai pendapatan dan adanya keinginan komitmen untuk mengalokasian dana tertentu ke berbagai aset yang mereka pilih. Artikel ini sangat tidak direkomendasikan bagi mereka yang tidak mempunyai pendapatan, (hhiiiihiiihiii....... sedihh) karena dalam perhitungan-perhitungan di ibaratkan dana kita yang akan kita tanam.

Aset Ekuitas yang Diperdagangkan

Penulis menyebutnya disini dengan aset atau dapat disebut instrumen investasi. Aset Ekuitas adalah pernyataan kepemilikan dalam perusahaan. Jadi perusahaan itu berjenis Perseroan Terbatas (PT) dimana dalam bentuk neraca atau kerangka keuangan adalah

Aset = Liabilitas (kewajiban bayar utang) + Ekuitas (modal)

Tahun demi tahun perputaran laba rugi perusahaan dibukukan dalam laporan keuangan, neraca dan arus kas. Suatu ketika perusahaan tersebut menyusun untuk ekspansi atau memperbesar bisnis tersebut dengan strategi-strategi yang dibuat oleh jajaran direksi dan komisaris dengan suatu rancangan anggaran yang detail. Dalam rancangan tersebut membutuhkan dana yang akan dikonversikan ke dalam Aset perusahaan ( Aset = Liabilitas + Ekuitas) . Dana tersebut dapat dijadikan liabilitas dan akan menjadi kewajiban perusahaan untuk membayar utang, ini disebut menerbitkan obligasi atau surat utang (perusahaan). Atau dana tersebut di dapat dari penawaran kepemilikan perusahaan, Ekuitas ( dalam bentuk saham) kepada masyarakat. Tentunya dalam penawaran kepemilikan perusahaan terdapat macam-macam istilah teknis seperti waran atau opsi saham namun disini secara simpel bahwa perusahaan membutuhkan dana untuk memperbesar usaha bisnisnya dan dengan penawaran kepemilikan perusahaan. Adanya badan resmi dengan mengatur segala ketentuan teknis dan pengawasan pemerintah jika perusahaan itu mendaftarkan diri di institusi pasar modal yang terorganisir. Pasar modal Indonesia beserta jajaran institusi didalamnya secara resmi mengatur ketentuan-ketentuan bagi perusahaan yang ingin go public, jika dana yang dibutuhkan sebagai liabilitas maka menerbitkan obligasi, jika sebagai ekuitas pada umumnya melakukan penawaran saham kepada masyarakat umum yang diperdagangkan di Bursa. Simpelnya bursa adalah tempat juli-beli aset pasar modal, baik aset tersebut adalah obligasi, saham, atau turunan produk lainnya seperti option, dll.

Kawan-kawan bisa saja melakukan investasi langsung (direct investment) dengan menaruh modal untuk di buat usaha. Modal kawan-kawan sebagai ekuitas jika masih belum cukup silahkan menambah liabilitas dengan mengusulkan ke Bank sebagai pembiayaan usaha. Ya bisa mengurangi tingkat pengangguran jika kawan-kawan memperkerjakan karyawan dan teman-teman pasti bangga karena teman-teman sebagai pengusaha.

Bagaimana dengan ekuitas yang diperdagangkan di pasar modal?

Jika kawan-kawan membuka usaha, pastinya perlu modal yang tidak sedikit. Dalam perdagangan ekuitas yang ada di pasar modal simpelnya dibuat sedemikian rupa dan dengan istilah-istilah yang ada yang dapat dimungkinkan untuk individu-individu berpenghasilan kategori mampu bisa membeli aset tersebut. ya iyalah yang pas-pasan pikirin yang penting-penting aja dulu.  hahaha..... Simpelnya ekuitas yang sudah dijual kepada masyarakan umum akan di perdagangkan di hari kerja Bursa. Lalu karena jual-beli tersebutlah akan ada pergerakan perubahan harga saham dari waktu ke waktu. Umumnya terdapat dua analisis dari perubahan harga saham tersebut. Pertama, kita tahu adalah secara analisis fundamental (analisis bisnis perusahaan tersebut dari tahun ke tahun yang stabil atau kondisi keuangan yang baik akan tercermin kepada pergerakan harga saham yang baik pula). Kedua, yaitu analisis teknikal atau pola/ pattern yaitu melihat pola transaksi saham dengan asumsi-asumi analisa teknikal dalam pergerakan dan perubahan harga dan memprediksinya. Lalu apa yang dikerjakan disini ? Disini tidak untuk analisa-analisa tersebut namun untuk membuat portofolio. Dari perubahan harga saham, kita dapat menyimpulkan adanya imbal hasil atau return yang baik jika perubahan harga positif.

Singkatnya kita akan menggunakan harga penutupan (closing price) pada saham yang kita pilih nanti dan kita hitung return-nya (persentase imbal hasilnya). Data yang kita gunakan berasal dari yahoo finance dan kita olah dengan menjadi persentase return bulanan. Disini akan menggunakan data bulanan sebanyak 60 bulan yang artinya kita akan menganalisa selama 5 tahun. Di sesi selanjutnya akan menjelaskan konsep dasar, berkaitan dengan penambahan aset yang akan mereduksi tingkat risiko hingga pada jumlah tertentu. Pada kesempatan kali ini khusus untuk pendahuluan mengenai perkembangan model ini dan selanjutnya akan melakukan cara bagaimana membuat model tersebut.


hmmmm, jadi gmn cara simpel membuat portofolio metode single index model tanpa step-step yang jelimet and rentan salah ?

>>> nahhh ini nih jawabannya, dengan pakai matrix single index model (SIM), maka akan dapat hasil yang sama dengan yang akan ada lakukan dengan step-step pada umumnya.

Untuk membuat portofolio dengan metode Single Index Model, ada baiknya jika kita mengetahui perkembangan dari teori investasi dan portofolio.

Postingan populer dari blog ini

Contoh Sinopsis Penelitian pada persyaratan masuk IPB

Membuat Grafik Efficient Frontier - Efficient Portfolio